ARMADANEWS, Bogor-Sekolah Dasar Negeri (SDN) Polisi 4 Kota
Bogor tak pernah sepi dengan prestasi. Belum sebulan berhasil
menyandang juara kedua dalam pengelolaan perpustakaan se Jawa Barat.
Kini Sekolah yang dipimpin Yayah Komariah tersebut berhasil menyabet
juara lomba budaya Mutu Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) tingkat
Nasional.
Lomba yang digelar di Surabaya Jawa Timur, 10 -13 November
lalu.diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan
Menengah.
“Ini kado istimewa menjelang akhir tahun untuk keluarga besar SDN
Polisi 4. Kita berterima kasih, atas dukungan dari semua pihak, sehingga
kita bisa berhasil menjadi juara pertama tingkat Nasional,” ungkap
Kepala Sekolah SDN Polisi 4, Yayah Komariah di Kantornya Sabtu
(21/11/2014).
Yayah menjelaskan, keberhasilan sekolahnya menyan¬dang gelar sekolah MBS
setelah sebelumnya berhasil menjadi wakil 27 Kota dan Kabupaten di Jawa
Barat. Sedangkan kita berhasil meraih juara pertama tingkat Nasional
setelah menyisihkan 142 sekolah dari 33 Provinsi di Indonesia,” kata
Yayah.
Dalam lomba MBS tersebut, lanjut Yayah, pihaknya memperkenalkan
Sekolahnya sebagai sekolah ramah lingkungan, sekolah ramah anak. Selain
itu kita perkenalkan pendidikan karakter. “Jadi kuncinya SDN Polisi 4
adalah perilaku yang baik, pasti prestasi apapun akan diraih,” ujarnya.
Lebih lanjut Yayah mengatakan, program-program yang berbasis lingkungan
berlaku bagi semua keluarga SD Negeri Polisi 4, mulai dari siswa, para
guru, orang tua siswa hingga penjaga sekolah. “Kami membangun sikap
kepada dengan seluruh elemen sekolah yang diwujudkan dalam praktek,
dengan tiga olah yakni, olah rasa, olah hati dan olah pikir,” urainya.
Menurut Yayah. secara keseluruhan, semua program tersebut dirangkum
dalam 10 S, yakni Senyum, Sapa, Sabar, Sehat, Semangat, Syukur, Sukses,
Sugih dan Surga. “Kita punya motto yaitu Harus Lebih Baik dan Bisa, “
kata Yayah.
Untuk menciptakan lingkungan Sekolah bersih, lanjut Yayah, pihaknya
menerapkan program “Lisa” atau Lihat Sampah Ambil. “Model ini kami
terapkan kepada keluarga besar sekolah tidak hanya kepada para murid,
guru tapi juga orang tua siswa, “ kata dia.
Tak hanya itu, kata Yayah, SDN Polisi 4 juga punya program tabungan air
bekas pencucian beras yang dikumpulkan dari para murid. “ Setiap hari
murid SDN Polisi 4 dianjurkan membawa air bekas pencucian beras untuk
menyiram tanaman-tanaman di sekolah, “terangnya.
Selain itu, semua murid dianjurkan menabung surat kabar, botol kemasan
minuman, dan mengumpulkan minyak jelantah. Setelah terkumpul koran
–koran bekas dan bekas botol minuman dijual, dan uang hasil penjualannya
masuk dalam tabungan siswa.
Sedangkan tabungan minyak jelantah akan diolah menjadi bio diesel untuk
bahan bakar bus Transpkuan milik Pemkot Bogor, “pungkasnya.(net)
Topics: Pendidikan
About Armada News
Armada News, menyajikan berita-berita dan informasi seputar Bogor, dikemas dengan seni panyampaian informasi dengan indah dengan kaidah-kaidah jurnalistik... salam indonesia damai.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
!-end>!-local>
Hukum
Budaya
Berita Populer
-
ARMADANEWS, Gunungputri - Warga Desa Kranggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor digemparkan dengan penemuan mayat tanpa identitas ...
-
ARMADANEWS, Jakarta - Rapat Badan Musyawarah di Dewan Perwakilan Rakyat, Senin 3 November 2014, menyepakati pembagian mitra kerja 11 ...
-
Gemulai wiraga dan kibasan lembut empat orang penari serimpi. Langkahkan kaki dengan wirama lantunan gending-gending jawa. Kala jari jem...
-
ARMADANEWS, Bogor - Dengan memberikan uang 150 ribu rupiah, seorang kepala Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor berinisia...

Time in Bogor 
Tidak ada komentar: